Friday, 10 April 2015

Social Marketing di Era Web 2.0


         Perkembangan teknologi dan komunikasi kini menjadi semakin dekat dan erat hubungannya dengan adanya inovasi di berbagai sarana komunikasi. Menurut Rogers (2003) Komunikasi yaitu pertukaran pesan untuk mencapai pengertian bersama antara dua orang atau lebih, sedangkan teknologi komunikasi merupakan sarana atau alat manusia dalam bertukar pesan tersebut.
Dari masa ke masa, teknologi komunikasi semakin berkembang. Selalu ada inovasi di bidang teknologi komunikasi untuk menjawab berbagai kebutuhan manusia, baik untuk meningkatkan taraf hidup, memudahkan pekerjaan, sebagai media sosialisasi antar manusia, hingga sebagai sarana hiburan/entertaiment. Sejak ditemukan bahasa lisan dan tulisan, sejak itu pulahlah teknologi mulai ditemukan, berkembang, dan terus disempurnakan mengikuti perkembangan jaman dan kebutuhan manusia.
Bukan hal asing lagi ketika kita memperoleh informasi dari majalah atau koran, memiliki telepon, televisi, radio, dan yang teranyar adalah komputer dengan jaringan internet di dalamnya, itulah hasil dari perkembangan teknologi komunikasi. Internet yaitu jaringan hardware yang bisa menghubungkan komputer di seluruh dunia, dengan menghantarkan informasi secara instan dan global. Internet sendiri berasal dari kata inter-network, dimana awal mula internet hanyalah untuk komunikasi nonkomersial, dan hanya digunakan untuk pertukaran data di suatu perusahaan atau institusi. Kini internet berkembang menjadi media massa yang lebih luas, yang dapat menghantarkan dan menerima informasi antar pribadi ataupun kelompok.
Ketika kita menggunakan internet, maka kita dapat memanfaatkan beberapa layanan di dalamnya, yaitu komunikasi langsung misalnya aplikasi e-mail dan chat, layanan (software) diskusi menggunakan aplikasi milis, blog, bulletin, sumber informasi menggunakan World Wide Web (www). Dari aplikasi-aplikasi tersebut tentu membawa banyak manfaat dan kemudahan bagi masyarakat luas, tidak hanya untuk kepentingan bisnis saja, namun juga bermanfaat untuk menyuarakan pendapat, eksistensi diri, sosialisasi, dan juga sarana hiburan. Sehingga tak heran apabila kini aktivitas-aktivitas di berbagai sektor masyarakat pun berbasis internet, misalnya e-Banking, e-Learning, e-Government, dan lain sebagainya.
 Internet inilah yang merupakan pelopor munculnya era media baru. Media baru sebenarnya bukanlah hal baru, namun perkembangan di Indonesia baru benar-benar dapat dimaksimalkan manfaatnya di era globalisasi pada saat ini. Media baru yang dibentuk oleh komputer ini, dalam pandangan luas berbeda dengan radio, televisi dan komputer, namun merupakan konvergensi antara audio/video dengan World Wide Web.
Melalui layanan World Wide Web atau web di jalur internet, media baru atau media online menjadi sarana komunikasi yang bersifat kolektif, dimana masing-masing individu didalamnya dapat saling bertukar pendapat, informasi, mendapatkan berita yang up to date secara cepat, dan efisien. Web mampu memberikan informasi bagi pengguna komputer yang terhubung denga  jaringan internet.
Adalah Barners-Lee dari Massachusetts Institute of Technology yang pertama kali mengelalkan dan mengembangkan situs web. Tentu untuk saat ini, web mengalami banyak perkembangan. Dari awal ditemukan, web berbentuk standart dan dikenal dengan WEB 1.0. Web tersebut masih bersifat statis dan informatif. Untuk berbagai layanan di internet berwujud static web dan dihubungkan oleh hyperlink. WEB 1.0 ini hanya bersifat satu arah dan hanya berbentuk profil, portal berita, ataupun email. Hingga pada tahun 2003, O’Reilly Media mencetuskan era WEB 2.0, yang merupakan pengembangan dari WEB 1.0. WEB 2.0 ini memiliki keunggulan, pengguna web dapat saling berinteraksi, tidak hanya pasif menerima informasi, namun bisa juga memberikan input berupa komentar, mengupload foto, video.
Di era WEB 2.0 inilah media baru mulai berkembang, melalui berbagai akun sosial seperti blog, facebook, twitter, youtube, semua orang bisa menjadi sumber informasi. Informasi yang disampaikan dapat lebih cepat, efektif, dan efisien. Bila dulu ketika menggunakan media konvensional seperti Koran atau majalah untuk mengemukakan pendapat, maka akan ada pihak editor majalah yang akan menyeleksi pesan kita, belum lagi tata letak majalah/Koran yang terbatas, sehingga kebebasan kita untuk berekspresi terbatas. Namun kini, berkat WEB 2.0, setiap orang bebas mengungkapkan ide, masukan, ataupun kritikan melalui berbagai macam akun yang terdapat dalam web tersebut.
Salah satu aktifitas sosial yang semakin berkembang dengan era web 2.0 yaitu social marketing atau pemasaran sosial. Social marketing adalah perancangan program yang bertujuan untuk merubah perilaku seseorang, demi meningkatkan kesehatan, mencegah kecelakaan atau menjaga lingkungan, dan biasanya dilakukan oleh pemerintah atau lembaga nirlaba. Perinsip sosil marketing yaitu menolak perilaku potensial yang negative, memodifikasi beberapa perilaku dan meninggalkan perilaku lama. Salah satu contoh kegiatan sosial marketing adalah ajakan untuk berhenti merokok, stop narkoba, penggunaan alat kontrasepsi untuk mengendalikan angka kelahiran, penghentian penebangan pohon secara liar, dan lain sebaginya.
Tujuan dari sosial marketing yaitu dapat merubahan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok, hal tersebut tentu bukanlah hal yang mudah untuk dijalankan. Sehingga dalam hal ini diperlukan media yang tepat untuk menyampaikan pesan, agar informasi yang disampaikan dapat tepat sasaran. Media yang digunakan untuk social marketing dahulu hanya menggunakan karakter media below the line, yaitu menggunakan poster, booklet, leaflet, ataupun pameran. Hal tersebut tentu tidak efektif untuk penyampaian pesan, terutama pesan yang ditujukan untuk anak-anak muda. Kini di era WEB 2.0, aktifitas social marketing menjadi lebih mudah, efektif dan efisien. Setiap orang diajak pula untuk aktif, bersama-sama mengikuti kegiatan sosial marketing melalui opini, essay, fotografi, ataupun uploud video yang berisi kampanye sosial marketing.
Seperti yang telah digalakkan oleh UNICEF Indonesia yang mempunyai akun U-Report Media di twitter dan Facebook, yaitu akun untuk social marketing yang ditujukan sebagai tempat anak-anak muda untuk berkontribusi meyumbangkan ide, dan menyuarakan isu-isu yang berhubungan dengan anak muda dan remaja di Indonesia. Hal tersebut tentu sangat efektif, karena akun sosial marketing tersebut ditujukan untuk dan dibuat oleh anak-anak muda sendiri. Isu-isu yang berhubungan dengan anak-anak muda seperti narkoba, sex bebas, dan HIV AIDS dapat diinformasikan di akun tersebut, selain itu juga melatih kreatifitas kaum muda Indonesia untuk berekpresi menyuarakan pendapatnya melalui video, fotografi, ataupun essay mengenai isu-isu yang berhubungan dengan anak-anak muda dan remaja, dan langsung dapat diupload di akun U-REPORT tersebut. Berkat WEB 2.0 aktifitas sosial marketing menjadi lebih efektif, efisien dan tepat sasaran.

BukuAcuan
Dominick, J. R. (2008). The Dynamics of Mass Communication: Media in the Digital Age, Tenth Edition, McGraw-Hill, International Edition
Grant, A. E. & Meadows, J. H. (2010). Communication Technology Update and Fundamentals. 12th Edition. Focal Press
Joseph Dominick, Fritz Messere & Barry L. Sherman. 2004. Broadcasting, Cable, The Internet, and Beyond: An Introduction To Modern Electronic Media. New York: McGraw Hill
Philip Kotler, Ned Roberto, Nancy Lee, Social Marketing Improving the Quality of Life, Sage Publications, New Delhi, India.
Raddick, Randy; King, Elliot. Internet Untuk Wartawan-Internet Untuk Semua Orang. 1996. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia
Rogers, E.M. (2003). Diffusion of Innovations, 5th edition, NY: Free Press
Straubhaar, J., LaRose, R. & Davenport R.,  (2011). Media Now: Understanding Media,  Culture, and Technology, 2011 Update  Seventh  Edition. Thomson-Wadsworth 

Pemanfaatan Radio Komunitas di Lingkungan Pertambangan dalam Perspektif Uses and Gratifications Theory


            Dewasa ini, teknologi komunikasi di Indonesia semakin berkembang pesat. Sejalan dengan hal tersebut, media komunikasi massa yang menjadi bagian dari teknologi komunikasi, kini juga semakin canggih. Perkembangan teknologi tersebut dimulai dari media massa cetak, koran, majalah, kemudian muncul radio, televisi, dan disusul oleh internet dan segala macam akun (blog, YouTube, google, facebook, twitter, dan lain-lain) di dalamnya. Hal tersebut memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara instan, tanpa berbatas ruang dan waktu. Sehingga tak heran apabila komunikasi massa kini juga semakin memberikan pengaruh yang lebih besar bagi masyarakat.
Menurut Littlejohn dalam bukunya Theories of Human Communication, yang disebut komunikasi massa yaitu proses organisasi media memproduksi pesan-pesan dan mengirimkan pesan tersebut kepada khalayak. Dalam proses tersebut pesan-pesan yang disampaikan media massa akan dikonsumsi oleh penerima pesan (khalayak). Sehingga menurut Littlejohn, aspek utama dalam komunikasi massa adalah media massa. Dalam hal ini, yang termasuk media massa adalah surat kabar/ koran, majalah, radio, televisi, dan internet.
Peran media massa yaitu dapat melipatgandakan pesan, sehingga dapat menyampaikan informasi secara cepat dan luas kepada khalayak. Menurut McQuail, media massa memiliki peranan diantaranya : menjadi jendela pengetahuan kita dan membuat wawasan lebih kaya akan informasi; sebagai interpretasi dan membuat pengalaman kita bermakna; dan menjadi platforms pembawa informasi.
Dilihat dari manfaat media massa dan berbagai macam jenis media massa, yaitu koran, majalah, radio, televisi dan internet, maka semakin memberikan banyak pilihan bagi khalayak untuk memilih masing-masing media massa tersebut untuk memenuhi kebutuhannya. Hal tersebut menarik untuk diteliti lebih jauh, karena semakin teknologi berkembang, media massa pun juga mengalami kemajuan, dan motif khalayak untuk menggunakan media massa juga semakin beragam, baik memilih untuk tetap menggunakan media lama, ataupun memanfaatkan media baru seperti internet.
 Salah satu teori yang mengkaji komunikasi massa adalah teori Uses and Gratifications. Menurut McQuail, uses and gratifications theory merupakan teori komunikasi massa yang menitik beratkan pada khalayak yang menentukan pesan dan media yang dia pilih.
Dilihat dari perspektif teori uses and gratifications, maka khalayak memiliki kebebasan untuk memutuskan media mana yang akan dipilih untuk memuaskan kebutuhannya. Setiap individu memiliki tanggungjawab penuh dalam memilih media dan program acara yang dapat memenuhi kebutuhannya dan bagaimana cara memenuhinya, dan bukan hanya bersifat pasif hanya terpengaruh terhadap efek media.
Salah satu media massa yang hingga sekarang masih menjadi pilihan bagi khalayak ditengah berkembangnya media baru adalah radio. Perkembangan jaman tidak membuat khalayak meninggalkan radio sebagai pemenuhan informasi mereka. Masing-masing khalayak memiliki alasan atau motif tertentu sehingga tetap memilih radio sebagai sumber informasi mereka daripada menggunakan media massa yang lainnya seperti televisi dan internet.
Radio merupakan salah satu teknologi komunikasi massa yang mengirimkan siaran/bunyi yang berisi informasi melalui udara kemudian memproduksi pesan tersebut kepada khalayak. Media massa ini juga memiliki peran dalam pembangunan negara, karena mendorong demokrasi dan dialog terbuka, melalui partisipasi interaktif khalayak dalam siaran radio.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Penyiaran nomor 32 tahun 2002 pasal 21 ayat 2, tujuan radio yaitu mendidik dan memajukan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan, dengan melaksanakan program acara yang meliputi budaya, pendidikan, dan informasi yang menggambarkan identitas Bangsa.
Khalayak yang mendengarkan radio sangat luas, dengan berbagai latar belakang pendidikan, budaya, dan usia, selain itu juga tujuan dalam mendengarkan radio berbeda-beda. Sehingga untuk menjawab kebutuhan khalayak untuk mendapatkan berbagai informasi yang memadai sesuai kebutuhan masing-masing khalayak, kini munculah radio komunitas.
Radio komunitas adalah, media massa yang bersifat lokal, dan berbasis “dari-oleh-untuk” warga, dengan jangkauan frekuensi terbatas. Radio komunitas bersifat non profit, dan menjadi alternatif baru radio pemerintah dan radio swasta. Di Indonesia sendiri, radio komunitas sudah berkembang sejak jaman orde baru, yang ketika itu masih merupakan radio gelap dan ilegal. Radio digunakan sebagai media propaganda dan dikendalikan oleh penguasa dan konglomerat negara, yang menjadikan pendengar hanya sebagai objek.
Sejak berakhirnya pemerintahan orde baru hingga sekarang, radio komunitas semakin berkembang dan menjadi lebih independen dan terbuka. Menurut Romli dalam bukunya Dasar-Dasar Siaran Radio, radio komunitas terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu : radio berbasis komunitas, yaitu radio yang didirikan oleh suatu komunitas yang menempati wilayah tertentu; radio berbasis sektor tertentu, yaitu didirikan oleh komunitas dengan kepentingan yang sama dan terorganisir, misalnya radio komunitas pekerja tambang, komunitas petani; radio berbasis inisiatif pribadi, yaitu radio yang didirikan oleh perorangan karena hobi tertentu dengan tujuan memberikan siaran yang informatif; radio berbasis kampus, yaitu radio yang didirikan oleh sebuah Universitas dengan tujuan untuk sarana belajar mahasiswanya.
Salah satu radio komunitas yang berbasis sektor tertentu adalah, radio tambang. Radio tambang adalah media komunikasi komunitas yang didirikan oleh perusahaan tambang atau komunitas pekarja tambang di lingkup lokasi pertambangan (baik itu lokasi pertambangan batu bara, emas, nikel, minyak bumi dan sebagainya). Sejarah radio komunitas tambang ini bermula dari Bolivia dan Colombia (1940), yaitu kaum buruh yang bekerja di tambang menggunakan radio komunitas untuk bersatu dan menyuarakan hak-haknya. Hingga kini, radio komunitas tambang diadopsi di Indonesia, yang sebagaian besar wilayahnya merupakan surga hasil alam, baik itu minyak bumi, batu bara, emas, ataupun tembaga.
Radio komunitas tambang memiliki frekuensi terbatas, dengan power maksimal 50 watt dan jangkauan 2.5 km, namun bisa juga ditangkap oleh masyarakat yang tinggal di daerah pertambangan tersebut. Sehingga, tidak hanya para pekerja tambang yang merasakan manfaatnya, namun juga masyarakat di sekitar lokasi pertambangan dapat memperoleh informasi dari radio komunitas tersebut. Mengingat banyaknya departemen di perusahaan tambang, misalnya departemen geologi, departemen safety, health and environment, departemen mining dan sebagainya, maka setiap perusahaan tambang biasanya memiliki beberapa frekuensi radio komunitas. Masing-masing frekuensi atau saluran memiliki program acara dengan kekhususan fungsi yang berbeda, misalnya untuk informasi lalu lintas kendaraan tambang, untuk informasi keamanan dan keselamatan kerja (informasi longsor, kebakaran, retakan tanah, dan lain sebagainya), dan untuk entertain, berisi lagu-lagu dan diskusi mengenai update info tambang, CSR perusahaan, informasi kesehatan dan lingkungan.
Tidak hanya berfungsi untuk mempersatukan para pekerja tambang yang harus tinggal di hutan belantara dan jauh dari keluarga, namun radio komunitas tambang juga berfungsi untuk memberikan informasi, edukasi dan hiburan bagi komunitas sesuai dengan chanel yang dipilih oleh masing-masing individu dari komunitas tersebut. Program khusus yang memberikan informasi mengenai kondisi lokasi tambang terbaru, lalu lintas alat berat, dan kendaraan tambang, sehingga tidak terjadi tabrakan antar kendaraan tambang. Selain itu juga informasi kejadian darurat seperti bencana longsor, kemungkinan terjadi retakan tanah, kebakaran, dan kecelakaan kerja lainnya. Untuk manfaat edukasi yaitu adanya acara dialog interaktif mengenai tema pertambangan, lingkungan dan kesehatan, sehingga menciptakan berbagai pendapat atau opini dan mendorong proses demokratis. Tidak hanya itu, radio tambang juga memberikan hiburan berupa lagu-lagu terbaru yang bisa di request oleh para pekerja tambang sehingga dapat mengusir kepenatan dan memberikan semangat dalam bekerja.
Beberapa manfaat radio komunitas tambang, yaitu : mendukung karakter dan identitas komunitas tambang, melalui muatan acara yang berbobot; menciptkan opini, sehingga membuka aspirasi dan partisipasi bagi komunitas yang bertujuan untuk semakin meningkatkan kesejahteraan komunitas; mendorong dialog terbuka melalui diskusi interaktif via telepon ataupun sms mengenai keputusan-keputusan/ regulasi pemerintah ataupun perusahaan; mendukung pembangunan dan perubahan sosial; melalui radio komunitas yang bersifat komunikasi massa, diharapkan dapat memberikan kepuasan bagi komunitas melalui berbagai program acara yang sesuai dengan kebutuhan komunitasnya.
Dalam hal ini, komunitas para pekerja tambang memiliki kebebasan untuk memutuskan frekuensi/chanel mana yang akan dipilih untuk memuaskan kebutuhannya. Anggota komunitas memiliki tanggungjawab penuh dalam memilih frekuensi/chanel yang dapat memenuhi kebutuhannya dan bagaimana cara memenuhinya, dan bukan hanya bersifat pasif terhadap efek media.
Dilihat dari perspektif teori uses and gratifications, maka motif kebutuhanlah yang membuat komunitas tambang memanfaatkan radio komunitas tambang, diantaranya yaitu untuk mencari informasi baik itu informasi mengenai lalu lintas alat-alat berat dan kendaraan proyek, juga informasi mengenai longsor, kebakaran dan bencana alam, dan informasi mengenai update terbaru mengenai pertambangan, lingkungan dan kesehatan. Kemudian motif personal identity, yaitu perasaan kebersamaan-senasib-sepenanggungan melalui radio komunitas antar komunitas pekerja tambang yang notabene harus tinggal berbulan-bulan di hutan belantara dan jauh dari keluarga mereka. Dan motif entertainment dan pengalihan dari rutinitas pekerjaan mereka, yaitu program acara radio yang menemani waktu luang mereka untuk bersantai sambil mendengarkan lagu-lagu.

BukuAcuan
Dennis McQuail. (1991) .  Mass Communication Theory, 2nd edition.
Littlejohn, Stephen W. &Foss, Karen A. . (2008) . Teori Komunikasi :Theories of Human Communication. Ed 9. Terj. Mohammad Yusuf Hamdan. Jakarta : Salemba Humanika
Romli ASM. (2009). Dasar-Dasar Siaran Radio “Basic Announcing”. Bandung [ID]. Nuansa Bandung
Rousydiy TAL. (1985). Dasar-Dasar Rhetorica Komunikasi dan Informasi. Medan: Firma Rainbow Medan
R. West & L. H. Turner . (2004) .Introducing Communication Theory: Analysis and  Application, 2nd. ed. NY: McGraw-Hill, NY
Straubhaar, J., LaRose, R. & Davenport R.,  (2011). Media Now: Understanding Media, Culture, and Technology, 2011 Update  Seventh  Edition. Thomson-Wadsworth
http://www.perhapi.or.id/

Pemanfaatan Teknologi Komunikasi Digital Dalam Pertambangan


            Teknologi komunikasi telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia, mulai dari level komunikasi interpersonal hingga ke sistem komunikasi organisasi yang lebih luas. Teknologi komunikasi tersebut mentransmisikan dan mendistribusikan pesan, kemudian mengontrolnya dan menggabungkan antar unit-unit yang saling berkaitan. Dalam hal ini, unit-unit tersebut saling berkaitan dan tak dapat dipisahkan, yaitu baik di sistem ekonomi, politik, sosial dan budaya. Sehingga dapat dikatakan, teknologi komunikasi menjadi hal vital bagi kehidupan manusia.
Teknologi komunikasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dulu bersifat analog, kini telah berkembang menjadi teknologi komunikasi digital. Teknologi komunikasi analog yaitu penyampaian informasi menggunakan sistem manual, dimana gambar dan suara dirubah menjadi gelombang radio, dan masih sensitif terhadap noise, crosstalk, dan interferensi. Sedangkan teknologi komunikasi digital, yaitu sistem komputerisasi yang mengkonversi gambar dan suara menjadi data digital, berupa angka-angka atau sistem bilangan biner yang menandakan suatu informasi tertentu. Pada sistem ini suara dan gambar yang dikonversi menjadi data digital terdiri dari angka 1 dan 0.
Teknologi komunikasi digital ini, memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan teknologi analog, yaitu resolusi gambar lebih baik, data atau informasi yang dihasilkan lebih akurat, pengoperasian alat juga lebih mudah, sistem komunikasi lebih fleksibel, dan lebih efektif dan efisian dalam penyampaian informasi.
Keunggulan teknologi komunikasi digital memudahkan pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan manusia, sehingga teknologi komunikasi digital kini menjadi bagian dari hidup manusia yang krusial dalam berbagai bidang di masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pangan, keamanan, transportasi, hiburan/entertainment, olah raga, industri dan bisnis, hingga pertambangan.
Salah satu bidang yang memanfaatkan keunggulan teknologi komunikasi digital dalam operasi bisnisnya adalah bidang pertambangan. Dalam dunia pertambangan, teknologi komunikasi digital kini banyak dipergunakan, yaitu untuk mendapatkan hasil data yang lebih akurat, waktu yang lebih efektif, dengan pengeluaran sedikit namun bisa menghasilkan keuntungan/ profit yang sebanyak-banyaknya. Disamping itu, teknologi komunikasi digital juga bermanfaat untuk menganalisis dan mengantisipasi dampak kerusakan lingkungan ataupun kecelakaan kerja karena aktifitas tambang.
Aktifitas pertambangan dengan teknologi komunikasi digital antara lain adalah menggunakan sistem monitoring untuk pergerakan alat-alat berat berbasis networking,  sistem geoteknik monitoring tambang yang menggunakan jaringan telekomunikasi tanpa kabel (wireless), sistem pengelolaan database intra-perusahaan berbasis server (hanya karyawan di perusahaan tersebut yang bisa mengakses data karena bersifat rahasia), sistem komunikasi melalui surat elektronik (email).
Dalam dunia pertambangan dikenal adanya suatu alat monitor pergerakan alat berat yang disebut dispatch. Alat ini bekerja dengan mengirimkan sinyal dari masing-masing alat berat di area kerja pit melalui repeater yang disebar di seluruh area kerja pit yang kemudian sinyal dari alat-alat berat tersebut diteruskan menuju ke control room yang berada di kantor, sehingga dapat diketahui posisi, hingga jumlah fuel yang masih tersedia dalam alat berat tersebut.
Sistem monitoring geoteknik untuk tambang juga saat ini telah menggunakan jaringan telekomunikasi wireless. Seperti yang terdapat pada alat monitoring bernama SSR (Slope Stability Radar) yang berfungsi memantau pergerakan suatu lereng tambang, apakah stabil atau tidak stabil. Data hasil pemantauan tersebut kemudian dikirimkan melalui jaringan wireless repeater yang tersebar di area tambang yang kemudian sinyal tersebut di terima di kantor pemantauan geoteknik. Data hasil pemantauan tersebut berupa angka-angka pergerakan dari masing-masing lereng yang terpantau dengan alat SSR tersebut. Sistem teknologi komunikasi digital tersebut berfungsi memaksimalkan produksi tambang dan memonitor adanya retakan-retakan tanah yang dapat menimbulkan patahan tanah ataupun longsor karena katifitas tambang. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan tambang, kerusakan lingkungan, dan korban jiwa akibat aktifitas tambang.
Hampir semua perusahaan tambang memiliki suatu sistem pengelolaan database yang terintegrasi dan bersifat eksklusif. Data-data tersebut disimpan dalam suatu server yang kemudian dipartisi sesuai kebutuhan masing-masing departemen dalam suatu perusahaan tambang. Hampir semua aktivitas pertambangan disimpan dalam server-server tersebut dan hanya bisa di akses sesuai departemen masing-masing dan memiliki akses khusus yang telah diatur dalam peraturan internal perusahaan.
Manfaat teknologi komunikasi dalam bidang pertambangan tersebut sesuai konsep yang dikemukakan oleh August E. Grant dalam buku Communication Technology Update and Fundamentals, yang melihat persfektif teknologi komunikasi digital di tengah masyarakat saat ini. Grant menyebutkan bahwa aspek yang menonjol dalam teknologi komunikasi bukan hanya dilihat dari hardware (perangkat/perelatan komunikasi) dan software (messages komunikasi). Namun lebih luas dari itu, yaitu dipengaruhi juga oleh keterbukaan sistem sosial-politik-dan media, pihak-pihak yang menyediakan perangkat dan infrastruktur, dan juga kesediaan individu/perusahaan/organisasi tersebut untuk mau atau tidaknya menggunakan teknologi komunikasi tersebut.
Dalam memahami teknologi komunikasi dalam masyarakat, Grant menganalogikan dengan perspektif payung, yaitu Umbrella perspective on communication technology. Seperti penampang pada payung, Grant menyebutkan bahwa level yang paling bawah adalah hardware dan software teknologi, level selanjutnya adalah infrastruktur organisasi, level teratas adalah sistem (politik, ekonomi dan media), dan yang terakhir, gagang payung dianalogikan sebagai individu pengguna teknologi, dimana individu tersebut dapat meng-handle teknologi (mau menggunakan teknologi tersebut atau tidak).
Seperti halnya perspektif Grant dalam Umbrella perspective on communication technology, aktifitas pertambangan yang telah memanfaatkan teknologi komunikasi digital, terjadi karena beberapa faktor, yaitu keterbukaan sistem politik-sosial dan regulasi pemerintah (level teratas/ke-3)  yang memperbolehkan perusahaan tambang menggunakan alat-alat berat dan sistem komunikasi yang berbasis teknologi digital, hal tersebut memang sudah diatur salah satunya oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral selaku regulator aktifitas pertambangan di Indonesia.
Selain itu juga ditunjang oleh pihak-pihak penyedia alat-alat teknologi digital (level ke-2) yang selalu update menjawab kebutuhan perusahaan tambang untuk meproduksi alat berat dan juga SSR yang berbasis teknologi komunikasi digital. Ketersediaan alat-alat teknologi juga ditunjang oleh sistem infrastruktur kabel dan nirkabel teknologi yang memadai.
Ketersediaannya pihak-pihak yang memproduksi alat-alat teknologi tersebut tentu akan menghasilkan hardware (perangkat/peralatan komunikasi) dan software (messages komunikasi) yang merupakan level pertama atau yang paling bawah dari Umbrella perspective on communication technology. Sehingga perangkat teknologi komunikasi tersebut dapat digunakan oleh perusahaan/individu pengguna teknologi, dalam hal ini adalah perusahaan tambang.
Selanjutnya yang terakhir adalah organisasi dan individu di perusahaan tambang tersebut sebagai “gagang payung”  yang mau belajar untuk menggunakan perangkat teknologi komunikasi digital, sehingga teknologi komunikasi digital tersebut benar-benar dapat memberikan dampak positif bagi profit perusahaan dan pencegahan bencana karena aktifitas tambang.

BukuAcuan
Grant, A. E. & Meadows, J. H. (2010). Communication Technology Update and Fundamentals. 12thEdition. Focal Press.
Lin, C.A.  & Atkin, D.J. (2002) Communication Technology and Society, Cresskill, NJ: Hampton Press, Inc.
Negroponte, N. (1995). Being Digital, NY: Vintage Books.
http://www.perhapi.or.id/

Monday, 6 April 2015

Keep Shining Girls!

If you have a good thoughts, they will shine out of your face like sunbeams and you will always look lovely (Roald Dahl)

Cantik itu apa? cantik adalah kurus? Big no! Yang benar adalah, wanita cantik itu sehat, cantik itu pintar, cantik itu mandiri, cantik itu memiliki kharisma, dan cantik itu memiliki attitude bagus. Ketika jiwa kita ‘cantik’, maka kecantikan fisik pun akan terpancar dengan sendirinya.
Bagi saya seorang wanita bisa disebut cantik, bukan karena fisiknya kurus-putih-langsing, namun wanita cantik adalah wanita yang tau makanan dan minuman apa yang baik dan tidak baik untuk tubuhnya, baju apa yang pantas dan tidak pantas dikenakan ketika datang di acara tertentu, kata-kata apa yang baik dan tidak baik untuk diucapkan, tindakan apa yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan. Wanita cantik adalah wanita cerdas, memiliki kharisma, pandai bergaul tapi tidak ikut arus, dan bisa menjaga diri. Terlihat sangat ideal, tapi sebenarnya kita para wanita bisa melakukan hal-hal itu semua, dimulai dari hal-hal kecil.
Apa yang bisa dilakukan untuk bisa cantik? dimulai dari makanan dan minuman. Masing-masing dari kita yang lebih paham dengan diri kita sendiri, makanan atau minuman yang apa yang baik untuk tubuh kita, yang membuat kita lebih sehat, yang membuat kita lebih produktif, dan makanan apa yang menjadi pantangan bagi tubuh kita masing-masing sehingga seharusnya tidak kita makan, misalnya menjaga makanan yang mengandung kolesterol tinggi, gula berlebih, alkohol berlebih dan lain sebagainya.
Membaca buku-buku yang bagus, mendengar lagu-lagu yang membawa kebahagiaan, dan melihat film atau acara televisi yang membangun. Secara tidak langsung ternyata buku yang kita baca, lagu-lagu yang sering kita dengar, dan acara-acara televisi yang kita tonton mempengaruhi karakter kita. Buku-buku bagus yang memberikan motivasi dan wawasan luas pasti akan menjadikan kita semakin bijak; lagu-lagu sedih akan menjadikan kita lebih melow dan galau, sedangkan lagu-lagu yang ceria dan penuh semangat akan menjadikan kita lebih positif dan produktif. Acara-acara televisi yang penuh dengan kekerasan, pembunuhan, kejahatan, akan membuat kita lebih tegang, tetapi acara-acara hiburan dan membuat kita banyak tertawa akan membuat kita rilex, dan awet muda.
Menggunakan panca indera kita untuk hal-hal yang baik. Seringlah memanjakan mata, telinga, hidung, mulut, kaki, dan tangan kita, untuk melihat, mendengar, merasa, dan melakukan hal-hal yang membuat kita happy, membuat kita banyak tersenyum, dan lebih produktif dalam bekerja
Sebagai wanita, saya pun pernah mengalami rambut rontok, jerawat, kulit wajah pucat, badan lemas, ternyata obat yang paling ampuh untuk menjaga kesehatan dan kecantikan adalah hati yang bahagia dan hidup yang positif. Semua yang sudah disebutkan diatas mulai dari makanan yang saya makan, buku-buku yang saya baca, lagu-lagu yang saya dengar, dan orang-orang yang ada di sekitar saya ternyata sangat berpengaruh membawa energi positif bagi hidup saya.

So, keep shining girls! yuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kecantikan diri kita, mulai dari hal-hal sederhana setiap hari. Nikmati hidup sebahagia dan sepositif mungkin. Terus berkarya dan menjadi terang dimanapun kamu berada.

Monday, 23 March 2015

LIVE IN THE MOMENT

LIVE IN THE MOMENT

Kamu akan terus bertumbuh dan waktu akan terus berjalan
Tak ada seorang pun yang dapat bersama kita dari awal hingga akhir
Beberapa mungkin akan meninggalkan kita, atau kita meninggalkan mereka
beberapa dapat menangkap pelajaran dari itu,
beberapa hanya bisa meratap dan mengeluh
Kamu akan menemukan hati kamu tersakiti, dan mungkin kamu juga akan menyakiti
Ada kalanya kamu akan berjuang bersama, tertawa dan berbagi
Hingga akhirnya kamu menangis karena waktu berlalu begitu cepat
dan tak ada mereka lagi di samping kita

Hidup tidak ada jaminan,
Tidak ada perpanjangan waktu, tidak ada kesempatan ke dua.
Nikmatilah hidup kamu SAAT INI
Katakan apa yang ingin kamu katakan
Syukuri apa yang telah kamu dapatkan
Cintai orang-orang di sekitarmu,
Peluklah mereka, tertawa bersama, saling memaafkan, saling berbagi, saling mendukung
jangan pernah takut mengambil kesempatan
jangan pernah takut jatuh cinta
dan yang terpenting dari ini semua adalah LIVE IN THE MOMENT
Karena ketika sedetik kamu bersedih atau marah,
maka kebahagiaan yang seharusnya kamu dapatkan tak kan bisa kembali lagi.
Kamu akan mengerti bahwa, apapun yang terjadi, seberapa buruk kisah hidup kamu, hidup tetap berjalan, dan percayalah bahwa esok pasti akan lebih baik lagi

CARPE DIEM, SEIZE THE DAY

Thursday, 29 January 2015

MASALAH ADALAH HADIAH

Untuk mereka yang merasa semua sudah terlalu terlambat atau terlalu susah atau terlalu banyak halangan, kembalilah dan diam sejenak dan tanya kembali pada diri kita, sudah sejauh mana kita berusaha? Karena untuk segala sesuatu ada masanya dan usaha untuk mencapai itu semua...

“BRUK..BRUK...BRUK!” buku-buku tebal di rak perpustakaan yang habis selesai saya baca jatuh satu persatu dari rak buku dan menimpa tubuh saya.
“BRUK!”Kali ini saya yang jatuh terpeleset karena tertimpa buku-buku itu.
Saya terduduk beberapa saat di lantai. Rasanya jengkel banget, dan pengen nangis. Bukan karena sakit tertimpa buku-buku itu, tapi karena suasana hati yang kurang enak ditambah badan sedang kurang sehat.
Memang beberapa hari kemarin rasanya seperti semua masalah bertumpuk menjadi satu. Kondisi fisik yang sedang capek dan agak flu juga seakan mendukung alibi saya untuk terus mengeluh dan bersedih hati sepanjang hari. Tapi saya rasa, terus mengeluh dan bersedih juga percuma, justru malah membuat kondisi semakin buruk karena pikiran-pikiran negatif dari dalam diri kita sendiri.
Seberat apapun masalah yang sedang kita hadapi, sebanyak apapun pekerjaan yang sedang kita kerjakan, dan sesulit apapun kondisi yang tengah kita alami, itu sama sekali bukanlah alasan kita untuk mengeluh. Pantaskah kita mengeluh? Padahal kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah kita berkeluh kesah? Padahal kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kita untuk membenahi segala sesuatunya.
Wajar apabila setiap manusia memiliki masalah, kita juga tidak harus menjadi orang yang tersenyum terus atau menampakkan wajah yang ceria. Yang terpenting adalah membangun sikap optimis dan positif thinking dalam menyikapinya. Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah optimis, karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis dan muka.
Percayalah bahwa pasti ada maksud dibalik setiap kejadian atau masalah yang kita alami. Bahkan kejadian atau masalah yang paling menyakitkan sekalipun, pasti juga ada sisi positif yang bisa diambil. Tentunya adalah, tergantung dari sudut mana kita memandang kejadian tersebut.
Bila kita menganggap masalah sebagai beban, kita mungkin akan menghindarinya atau menjauhinya. Bila kita menganggap masalah sebagai halangan, kita mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat kita terima dengan suka cita. Karena masalah adalah sebuah proses dimana Tuhan sedang membentuk kita menjadi pribadi yang dikehendakiNya.
Untuk saya pribadi, masalah membuat saya lebih percaya diri dalam kehidupan, dan setelah masalah tersebut berlalu, maka ada kebahagiaan yang patut disyukuri. Masalah adalah Jalan, kita tidak akan sampai ke tempat tujuan tanpa melewati masalah tersebut. Tuhan sengaja menciptakan sebuah masalah karena memang Ia telah menyiapkan pemecahannya.
Keep spirit, and be strong.


Monday, 24 November 2014

MOVING FORWARD

If you change nothing, nothing will change
Dunia itu dinamis. Bumi berputar, zaman berubah, manusia bertumbuh, segala sesuatu di muka bumi ini terus bergerak. Namun, tak sedikit manusia yang memilih tetap diam dan tak mau bergerak, walau situasi menuntut dia untuk bergerak, tak sedikitpun dia beranjak dari ruang yang membatasinya untuk bertumbuh. Zona nyaman, itulah tempat dimana manusia tak bisa bertumbuh. Masihkan kita hanya berdiam diri dan tak bergerak? Alangkah mengerikannya ketika waktu berjalan begitu cepat, dan kita sama sekali tidak berubah dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik? Merubah keadaan menjadi lebih baik.
Jengkel bercampur prihatin ketika mendengarkan cerita salah seorang teman saya yang sudah bertahun-tahun bekerja di sebuah perusahaan swasta yang korup, banyak unsur korupsi dan nepotisme di dalamnya, namun dia juga tidak mau bergerak, dia tetap diam dan masih bekerja di perusahaan itu hingga sekarang. Atau teman saya yang lain, sudah berkali-kali bercerita betapa tertekannya dia memiliki pacar yang kasar dan pecandu alkohol, sudah lima tahun tertekan dengan pacarnya, tapi juga belum ada tanda-tanda dia mau bergerak dan mengambil sikap, dia memilih untuk diam. Doesn’t it scare you sometimes how times flies and nothing changes?
Saya pun juga pernah menghadapi situasi sulit, ketika saya dituntut untuk memilih, bertahan dengan keadaan yang hanya membuat saya menangis atau tertekan, atau memilih untuk keluar dari situasi tersebut, dan menjadi pribadi baru yang lebih baik. Ketika saya memilih untuk keluar dari situasi itu, saya tahu itu tidak mudah. Ada tembok penghalang yang harus saya lalui, tapi saya yakin, tembok penghalang itu ada karena satu alasan, untuk memberikan kita kesempatan menunjukkan sekuat apa kita menginginkan sesuatu. Karena saya tahu bahwa tak ada sesuatu yang akan terjadi bila saya hanya berdiam diri saja dalam situasi itu. If you change nothing, nothing will change.
Ketika sedang berada dalam situasi sulit dalam sebuah hubungan atau pekerjaan, memang sebaiknya kita berani keluar dari situasi itu. Melangkah menjalani fase baru memang sulit, tapi tak lebih sulit dari bertahan dalam situasi yang tidak menghidupkan.
Bumi berputar, waktu berjalan, zaman berubah, jika kita semakin lama diam dengan situasi kita yang tidak menghidupkan, maka semakin lama juga kita tertinggal. Semakin jauh dunia sudah berada di depan kita, dan tak sedikitpun kita bergerak dari zona nyaman kita. Jangan pernah membuang waktu hanya untuk tetap tinggal dalam situasi yang menyulitkan diri kita sendiri dan membuat kita tidak bahagia.
Jangan pernah takut untuk bergerak maju, karena tidak selamanya perubahan itu buruk dan kehilangan itu menyakitkan. Setiap kali kita kehilangan sesuatu, saya percaya, Tuhan pasti akan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik dari itu, apapun itu baik itu jodoh, karier, pekerjaan, ataupun rejeki.
Berikut ini adalah kutipan dari Martin Luther King yang memotivasi saya untuk terus bergerak, berani bertindak, dan tidak puas dengan zona nyaman saya :
If you can’t fly then run,
If you can’t run then walk,
If you can’t walk then crawl,
But whatever you do you have keep moving forward.

            Apapun keterbatasan kita, dan apapaun yang menjadi tembok penghalang kita untuk bergerak, yang harus kita lakukan adalah terus berusaha bergerak, semaksimal yang kita bisa lakukan. Kita harus mengabaikan apa yang tidak mampu kita lakukan, dan terus berusaha semaksimal yang kita bisa. Jika kita bisa melakukan itu, maka kita pun pasti bisa mendapatkan apa yang menjadi harapan kita selama ini, bahkan yang sebelumnya mustahil bagi kita.

Monday, 20 October 2014

Your Masterpices Script

Ada kalanya saat kita tidak melakukan kegiatan apa-apa, kita melakukan satu hal yang amat penting bagi diri kita : mendengarkan apa yang kita dengar dari diri sendiri (Paulo Coelho). Hari Minggu ini, saya mencoba untuk menuruti saran dari Paulo tersebut. Ditemani lagu-lagu dari my dear Michael Buble dan green tea latte, saya –yang biasanya sulit untuk diam- 30 menit mencoba berdiam diri, satu-satunya percakapan di sini adalah, hanya saya dengan diri saya sendiri. Me against myself.
Banyak hal bisa saya ambil dari diskusi saya dengan diri saya sendiri tersebut, tentang karier, cinta, masa depan, tentang passion, tentang apapun keputusan yang akhirnya saya ambil, tentang prioritas yang masih saya perjuangkan, tentang benar atau tidaknya apa yang sedang saya perjuangkan saat ini. Tentang tidak mulusnya hidup yang saya jalani, selalu penuh perjuangan, kadang salah langkah, salah ambil keputusan, dan yang terjadi tidak sesuai harapan. Well...pada akhirnya pertanyaan yang muncul adalah what am I doing to my life? and.. What are You doing to me, God?
Jika diibaratkan sedang membuat film, Tuhan adalah sutradara dan penulis script cerita, dan saya adalah pemerannya. Hanya Tuhan yang tahu jalan cerita dan ending terbaiknya. Saya mempunyai keyakinan bahwa segala sesuatu ada episodenya, ada dimana masa-masa sulit, dan ada dimana masa-masa bahagia. Ada episode bertemu dan ada episode berpisah. Ada episode menanam dan ada episode memanen. Segala sesuatu ada masanya.
Pertanyaan diatas kemudian muncul lagi, what are You doing to me, God? Kadang saya merasa Tuhan sedang bercanda, ketika banyak hal-hal tak terduga terjadi dalam hidup saya. Tak dapat diprediksi. Illogical. Unreasonable.
Pikiran konyol pun muncul, dengan iseng siang itu saya pun mulai berandai-andai jika saya bisa menuliskan script untuk takdir hidup saya sendiri, saya kemudian menuliskan script takdir hidup saya (versi saya) dalam selembar kertas. Bisa ditebak, isinya semua yang bagus-bagus, penuh kebahagiaan, yang indah-indah, yang enak-enak, tidak ada kesedihan, perjuangan, air mata, dan tidak ada space untuk orang-orang yang berniat jahat. Always be with right man, in the right place at the right time. To much Heaven.
Awalnya saya puas dengan script takdir hidup yang saya buat sendiri itu, sangat sempurna dan semacam It’s to good to be true. Kemudian setelah saya baca kembali beberapa kali, saya mulai sadar ada sesuatu yang kurang disitu. Semua yang saya tulis di kertas itu adalah kebahagiaan duniawi yang semu. Kebahagiaan versi saya, bukan versi-Nya. Saya hanya akan menjadi manusia yang tidak dapat bertumbuh, karena tidak mendapatkan pembelajaran dalam hidup saya.
Selama ini saya tidak dapat mengingkari bahwa, Saya dapat belajar bersyukur, karena tidak semua hal yang saya inginkan dapat saya miliki. Saya bisa belajar tentang bagaimana cara berjuang, karena apa yang saya inginkan tidak selalu saya dapatkan. Saya bisa belajar tentang memafkan, karena seseorang berbuat salah atau menyakiti hati saya sangat dalam. Saya bisa belajar tentang ketangguhan, karena tidak semua usaha saya berhasil sesuai harapan saya. Dari segala kesakitan, perjuangan, ketangguhan dan air matalah saya bisa bertumbuh dan menjadi lebih kuat, berproses menjadi pribadi yang dikehendaki-Nya.

Walaupun kadang butuh perjuangan, melibatkan air mata dan membingungkan, tapi dalam hal ini, saya percaya bahwa script kehidupan yang telah ditulis oleh-Nya, jauh lebih sempurna dan lebih indah dari script kehidupan yang saya tulis sendiri itu. Segala sesutu yang terjadi, bahkan yang paling menyakitkan sekalipun, saya percaya pasti ada hikmah dibalik itu. Dia yang menciptakan saya, pasti lebih tahu apa yang terbaik bagi mahkluk ciptaanNya. This is my Life, Your masterpieces script, God!

FORMULA KEBERUNTUNGAN

The best luck of all is the luck you make for yourself (Douglas MacArthur)   Kita mungkin pernah tau bahwa di dunia ini ada jenis manusi...