Friday, 10 April 2015

Pemanfaatan Radio Komunitas di Lingkungan Pertambangan dalam Perspektif Uses and Gratifications Theory


            Dewasa ini, teknologi komunikasi di Indonesia semakin berkembang pesat. Sejalan dengan hal tersebut, media komunikasi massa yang menjadi bagian dari teknologi komunikasi, kini juga semakin canggih. Perkembangan teknologi tersebut dimulai dari media massa cetak, koran, majalah, kemudian muncul radio, televisi, dan disusul oleh internet dan segala macam akun (blog, YouTube, google, facebook, twitter, dan lain-lain) di dalamnya. Hal tersebut memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara instan, tanpa berbatas ruang dan waktu. Sehingga tak heran apabila komunikasi massa kini juga semakin memberikan pengaruh yang lebih besar bagi masyarakat.
Menurut Littlejohn dalam bukunya Theories of Human Communication, yang disebut komunikasi massa yaitu proses organisasi media memproduksi pesan-pesan dan mengirimkan pesan tersebut kepada khalayak. Dalam proses tersebut pesan-pesan yang disampaikan media massa akan dikonsumsi oleh penerima pesan (khalayak). Sehingga menurut Littlejohn, aspek utama dalam komunikasi massa adalah media massa. Dalam hal ini, yang termasuk media massa adalah surat kabar/ koran, majalah, radio, televisi, dan internet.
Peran media massa yaitu dapat melipatgandakan pesan, sehingga dapat menyampaikan informasi secara cepat dan luas kepada khalayak. Menurut McQuail, media massa memiliki peranan diantaranya : menjadi jendela pengetahuan kita dan membuat wawasan lebih kaya akan informasi; sebagai interpretasi dan membuat pengalaman kita bermakna; dan menjadi platforms pembawa informasi.
Dilihat dari manfaat media massa dan berbagai macam jenis media massa, yaitu koran, majalah, radio, televisi dan internet, maka semakin memberikan banyak pilihan bagi khalayak untuk memilih masing-masing media massa tersebut untuk memenuhi kebutuhannya. Hal tersebut menarik untuk diteliti lebih jauh, karena semakin teknologi berkembang, media massa pun juga mengalami kemajuan, dan motif khalayak untuk menggunakan media massa juga semakin beragam, baik memilih untuk tetap menggunakan media lama, ataupun memanfaatkan media baru seperti internet.
 Salah satu teori yang mengkaji komunikasi massa adalah teori Uses and Gratifications. Menurut McQuail, uses and gratifications theory merupakan teori komunikasi massa yang menitik beratkan pada khalayak yang menentukan pesan dan media yang dia pilih.
Dilihat dari perspektif teori uses and gratifications, maka khalayak memiliki kebebasan untuk memutuskan media mana yang akan dipilih untuk memuaskan kebutuhannya. Setiap individu memiliki tanggungjawab penuh dalam memilih media dan program acara yang dapat memenuhi kebutuhannya dan bagaimana cara memenuhinya, dan bukan hanya bersifat pasif hanya terpengaruh terhadap efek media.
Salah satu media massa yang hingga sekarang masih menjadi pilihan bagi khalayak ditengah berkembangnya media baru adalah radio. Perkembangan jaman tidak membuat khalayak meninggalkan radio sebagai pemenuhan informasi mereka. Masing-masing khalayak memiliki alasan atau motif tertentu sehingga tetap memilih radio sebagai sumber informasi mereka daripada menggunakan media massa yang lainnya seperti televisi dan internet.
Radio merupakan salah satu teknologi komunikasi massa yang mengirimkan siaran/bunyi yang berisi informasi melalui udara kemudian memproduksi pesan tersebut kepada khalayak. Media massa ini juga memiliki peran dalam pembangunan negara, karena mendorong demokrasi dan dialog terbuka, melalui partisipasi interaktif khalayak dalam siaran radio.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Penyiaran nomor 32 tahun 2002 pasal 21 ayat 2, tujuan radio yaitu mendidik dan memajukan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan, dengan melaksanakan program acara yang meliputi budaya, pendidikan, dan informasi yang menggambarkan identitas Bangsa.
Khalayak yang mendengarkan radio sangat luas, dengan berbagai latar belakang pendidikan, budaya, dan usia, selain itu juga tujuan dalam mendengarkan radio berbeda-beda. Sehingga untuk menjawab kebutuhan khalayak untuk mendapatkan berbagai informasi yang memadai sesuai kebutuhan masing-masing khalayak, kini munculah radio komunitas.
Radio komunitas adalah, media massa yang bersifat lokal, dan berbasis “dari-oleh-untuk” warga, dengan jangkauan frekuensi terbatas. Radio komunitas bersifat non profit, dan menjadi alternatif baru radio pemerintah dan radio swasta. Di Indonesia sendiri, radio komunitas sudah berkembang sejak jaman orde baru, yang ketika itu masih merupakan radio gelap dan ilegal. Radio digunakan sebagai media propaganda dan dikendalikan oleh penguasa dan konglomerat negara, yang menjadikan pendengar hanya sebagai objek.
Sejak berakhirnya pemerintahan orde baru hingga sekarang, radio komunitas semakin berkembang dan menjadi lebih independen dan terbuka. Menurut Romli dalam bukunya Dasar-Dasar Siaran Radio, radio komunitas terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu : radio berbasis komunitas, yaitu radio yang didirikan oleh suatu komunitas yang menempati wilayah tertentu; radio berbasis sektor tertentu, yaitu didirikan oleh komunitas dengan kepentingan yang sama dan terorganisir, misalnya radio komunitas pekerja tambang, komunitas petani; radio berbasis inisiatif pribadi, yaitu radio yang didirikan oleh perorangan karena hobi tertentu dengan tujuan memberikan siaran yang informatif; radio berbasis kampus, yaitu radio yang didirikan oleh sebuah Universitas dengan tujuan untuk sarana belajar mahasiswanya.
Salah satu radio komunitas yang berbasis sektor tertentu adalah, radio tambang. Radio tambang adalah media komunikasi komunitas yang didirikan oleh perusahaan tambang atau komunitas pekarja tambang di lingkup lokasi pertambangan (baik itu lokasi pertambangan batu bara, emas, nikel, minyak bumi dan sebagainya). Sejarah radio komunitas tambang ini bermula dari Bolivia dan Colombia (1940), yaitu kaum buruh yang bekerja di tambang menggunakan radio komunitas untuk bersatu dan menyuarakan hak-haknya. Hingga kini, radio komunitas tambang diadopsi di Indonesia, yang sebagaian besar wilayahnya merupakan surga hasil alam, baik itu minyak bumi, batu bara, emas, ataupun tembaga.
Radio komunitas tambang memiliki frekuensi terbatas, dengan power maksimal 50 watt dan jangkauan 2.5 km, namun bisa juga ditangkap oleh masyarakat yang tinggal di daerah pertambangan tersebut. Sehingga, tidak hanya para pekerja tambang yang merasakan manfaatnya, namun juga masyarakat di sekitar lokasi pertambangan dapat memperoleh informasi dari radio komunitas tersebut. Mengingat banyaknya departemen di perusahaan tambang, misalnya departemen geologi, departemen safety, health and environment, departemen mining dan sebagainya, maka setiap perusahaan tambang biasanya memiliki beberapa frekuensi radio komunitas. Masing-masing frekuensi atau saluran memiliki program acara dengan kekhususan fungsi yang berbeda, misalnya untuk informasi lalu lintas kendaraan tambang, untuk informasi keamanan dan keselamatan kerja (informasi longsor, kebakaran, retakan tanah, dan lain sebagainya), dan untuk entertain, berisi lagu-lagu dan diskusi mengenai update info tambang, CSR perusahaan, informasi kesehatan dan lingkungan.
Tidak hanya berfungsi untuk mempersatukan para pekerja tambang yang harus tinggal di hutan belantara dan jauh dari keluarga, namun radio komunitas tambang juga berfungsi untuk memberikan informasi, edukasi dan hiburan bagi komunitas sesuai dengan chanel yang dipilih oleh masing-masing individu dari komunitas tersebut. Program khusus yang memberikan informasi mengenai kondisi lokasi tambang terbaru, lalu lintas alat berat, dan kendaraan tambang, sehingga tidak terjadi tabrakan antar kendaraan tambang. Selain itu juga informasi kejadian darurat seperti bencana longsor, kemungkinan terjadi retakan tanah, kebakaran, dan kecelakaan kerja lainnya. Untuk manfaat edukasi yaitu adanya acara dialog interaktif mengenai tema pertambangan, lingkungan dan kesehatan, sehingga menciptakan berbagai pendapat atau opini dan mendorong proses demokratis. Tidak hanya itu, radio tambang juga memberikan hiburan berupa lagu-lagu terbaru yang bisa di request oleh para pekerja tambang sehingga dapat mengusir kepenatan dan memberikan semangat dalam bekerja.
Beberapa manfaat radio komunitas tambang, yaitu : mendukung karakter dan identitas komunitas tambang, melalui muatan acara yang berbobot; menciptkan opini, sehingga membuka aspirasi dan partisipasi bagi komunitas yang bertujuan untuk semakin meningkatkan kesejahteraan komunitas; mendorong dialog terbuka melalui diskusi interaktif via telepon ataupun sms mengenai keputusan-keputusan/ regulasi pemerintah ataupun perusahaan; mendukung pembangunan dan perubahan sosial; melalui radio komunitas yang bersifat komunikasi massa, diharapkan dapat memberikan kepuasan bagi komunitas melalui berbagai program acara yang sesuai dengan kebutuhan komunitasnya.
Dalam hal ini, komunitas para pekerja tambang memiliki kebebasan untuk memutuskan frekuensi/chanel mana yang akan dipilih untuk memuaskan kebutuhannya. Anggota komunitas memiliki tanggungjawab penuh dalam memilih frekuensi/chanel yang dapat memenuhi kebutuhannya dan bagaimana cara memenuhinya, dan bukan hanya bersifat pasif terhadap efek media.
Dilihat dari perspektif teori uses and gratifications, maka motif kebutuhanlah yang membuat komunitas tambang memanfaatkan radio komunitas tambang, diantaranya yaitu untuk mencari informasi baik itu informasi mengenai lalu lintas alat-alat berat dan kendaraan proyek, juga informasi mengenai longsor, kebakaran dan bencana alam, dan informasi mengenai update terbaru mengenai pertambangan, lingkungan dan kesehatan. Kemudian motif personal identity, yaitu perasaan kebersamaan-senasib-sepenanggungan melalui radio komunitas antar komunitas pekerja tambang yang notabene harus tinggal berbulan-bulan di hutan belantara dan jauh dari keluarga mereka. Dan motif entertainment dan pengalihan dari rutinitas pekerjaan mereka, yaitu program acara radio yang menemani waktu luang mereka untuk bersantai sambil mendengarkan lagu-lagu.

BukuAcuan
Dennis McQuail. (1991) .  Mass Communication Theory, 2nd edition.
Littlejohn, Stephen W. &Foss, Karen A. . (2008) . Teori Komunikasi :Theories of Human Communication. Ed 9. Terj. Mohammad Yusuf Hamdan. Jakarta : Salemba Humanika
Romli ASM. (2009). Dasar-Dasar Siaran Radio “Basic Announcing”. Bandung [ID]. Nuansa Bandung
Rousydiy TAL. (1985). Dasar-Dasar Rhetorica Komunikasi dan Informasi. Medan: Firma Rainbow Medan
R. West & L. H. Turner . (2004) .Introducing Communication Theory: Analysis and  Application, 2nd. ed. NY: McGraw-Hill, NY
Straubhaar, J., LaRose, R. & Davenport R.,  (2011). Media Now: Understanding Media, Culture, and Technology, 2011 Update  Seventh  Edition. Thomson-Wadsworth
http://www.perhapi.or.id/

Pemanfaatan Teknologi Komunikasi Digital Dalam Pertambangan


            Teknologi komunikasi telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia, mulai dari level komunikasi interpersonal hingga ke sistem komunikasi organisasi yang lebih luas. Teknologi komunikasi tersebut mentransmisikan dan mendistribusikan pesan, kemudian mengontrolnya dan menggabungkan antar unit-unit yang saling berkaitan. Dalam hal ini, unit-unit tersebut saling berkaitan dan tak dapat dipisahkan, yaitu baik di sistem ekonomi, politik, sosial dan budaya. Sehingga dapat dikatakan, teknologi komunikasi menjadi hal vital bagi kehidupan manusia.
Teknologi komunikasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dulu bersifat analog, kini telah berkembang menjadi teknologi komunikasi digital. Teknologi komunikasi analog yaitu penyampaian informasi menggunakan sistem manual, dimana gambar dan suara dirubah menjadi gelombang radio, dan masih sensitif terhadap noise, crosstalk, dan interferensi. Sedangkan teknologi komunikasi digital, yaitu sistem komputerisasi yang mengkonversi gambar dan suara menjadi data digital, berupa angka-angka atau sistem bilangan biner yang menandakan suatu informasi tertentu. Pada sistem ini suara dan gambar yang dikonversi menjadi data digital terdiri dari angka 1 dan 0.
Teknologi komunikasi digital ini, memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan teknologi analog, yaitu resolusi gambar lebih baik, data atau informasi yang dihasilkan lebih akurat, pengoperasian alat juga lebih mudah, sistem komunikasi lebih fleksibel, dan lebih efektif dan efisian dalam penyampaian informasi.
Keunggulan teknologi komunikasi digital memudahkan pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan manusia, sehingga teknologi komunikasi digital kini menjadi bagian dari hidup manusia yang krusial dalam berbagai bidang di masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pangan, keamanan, transportasi, hiburan/entertainment, olah raga, industri dan bisnis, hingga pertambangan.
Salah satu bidang yang memanfaatkan keunggulan teknologi komunikasi digital dalam operasi bisnisnya adalah bidang pertambangan. Dalam dunia pertambangan, teknologi komunikasi digital kini banyak dipergunakan, yaitu untuk mendapatkan hasil data yang lebih akurat, waktu yang lebih efektif, dengan pengeluaran sedikit namun bisa menghasilkan keuntungan/ profit yang sebanyak-banyaknya. Disamping itu, teknologi komunikasi digital juga bermanfaat untuk menganalisis dan mengantisipasi dampak kerusakan lingkungan ataupun kecelakaan kerja karena aktifitas tambang.
Aktifitas pertambangan dengan teknologi komunikasi digital antara lain adalah menggunakan sistem monitoring untuk pergerakan alat-alat berat berbasis networking,  sistem geoteknik monitoring tambang yang menggunakan jaringan telekomunikasi tanpa kabel (wireless), sistem pengelolaan database intra-perusahaan berbasis server (hanya karyawan di perusahaan tersebut yang bisa mengakses data karena bersifat rahasia), sistem komunikasi melalui surat elektronik (email).
Dalam dunia pertambangan dikenal adanya suatu alat monitor pergerakan alat berat yang disebut dispatch. Alat ini bekerja dengan mengirimkan sinyal dari masing-masing alat berat di area kerja pit melalui repeater yang disebar di seluruh area kerja pit yang kemudian sinyal dari alat-alat berat tersebut diteruskan menuju ke control room yang berada di kantor, sehingga dapat diketahui posisi, hingga jumlah fuel yang masih tersedia dalam alat berat tersebut.
Sistem monitoring geoteknik untuk tambang juga saat ini telah menggunakan jaringan telekomunikasi wireless. Seperti yang terdapat pada alat monitoring bernama SSR (Slope Stability Radar) yang berfungsi memantau pergerakan suatu lereng tambang, apakah stabil atau tidak stabil. Data hasil pemantauan tersebut kemudian dikirimkan melalui jaringan wireless repeater yang tersebar di area tambang yang kemudian sinyal tersebut di terima di kantor pemantauan geoteknik. Data hasil pemantauan tersebut berupa angka-angka pergerakan dari masing-masing lereng yang terpantau dengan alat SSR tersebut. Sistem teknologi komunikasi digital tersebut berfungsi memaksimalkan produksi tambang dan memonitor adanya retakan-retakan tanah yang dapat menimbulkan patahan tanah ataupun longsor karena katifitas tambang. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan tambang, kerusakan lingkungan, dan korban jiwa akibat aktifitas tambang.
Hampir semua perusahaan tambang memiliki suatu sistem pengelolaan database yang terintegrasi dan bersifat eksklusif. Data-data tersebut disimpan dalam suatu server yang kemudian dipartisi sesuai kebutuhan masing-masing departemen dalam suatu perusahaan tambang. Hampir semua aktivitas pertambangan disimpan dalam server-server tersebut dan hanya bisa di akses sesuai departemen masing-masing dan memiliki akses khusus yang telah diatur dalam peraturan internal perusahaan.
Manfaat teknologi komunikasi dalam bidang pertambangan tersebut sesuai konsep yang dikemukakan oleh August E. Grant dalam buku Communication Technology Update and Fundamentals, yang melihat persfektif teknologi komunikasi digital di tengah masyarakat saat ini. Grant menyebutkan bahwa aspek yang menonjol dalam teknologi komunikasi bukan hanya dilihat dari hardware (perangkat/perelatan komunikasi) dan software (messages komunikasi). Namun lebih luas dari itu, yaitu dipengaruhi juga oleh keterbukaan sistem sosial-politik-dan media, pihak-pihak yang menyediakan perangkat dan infrastruktur, dan juga kesediaan individu/perusahaan/organisasi tersebut untuk mau atau tidaknya menggunakan teknologi komunikasi tersebut.
Dalam memahami teknologi komunikasi dalam masyarakat, Grant menganalogikan dengan perspektif payung, yaitu Umbrella perspective on communication technology. Seperti penampang pada payung, Grant menyebutkan bahwa level yang paling bawah adalah hardware dan software teknologi, level selanjutnya adalah infrastruktur organisasi, level teratas adalah sistem (politik, ekonomi dan media), dan yang terakhir, gagang payung dianalogikan sebagai individu pengguna teknologi, dimana individu tersebut dapat meng-handle teknologi (mau menggunakan teknologi tersebut atau tidak).
Seperti halnya perspektif Grant dalam Umbrella perspective on communication technology, aktifitas pertambangan yang telah memanfaatkan teknologi komunikasi digital, terjadi karena beberapa faktor, yaitu keterbukaan sistem politik-sosial dan regulasi pemerintah (level teratas/ke-3)  yang memperbolehkan perusahaan tambang menggunakan alat-alat berat dan sistem komunikasi yang berbasis teknologi digital, hal tersebut memang sudah diatur salah satunya oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral selaku regulator aktifitas pertambangan di Indonesia.
Selain itu juga ditunjang oleh pihak-pihak penyedia alat-alat teknologi digital (level ke-2) yang selalu update menjawab kebutuhan perusahaan tambang untuk meproduksi alat berat dan juga SSR yang berbasis teknologi komunikasi digital. Ketersediaan alat-alat teknologi juga ditunjang oleh sistem infrastruktur kabel dan nirkabel teknologi yang memadai.
Ketersediaannya pihak-pihak yang memproduksi alat-alat teknologi tersebut tentu akan menghasilkan hardware (perangkat/peralatan komunikasi) dan software (messages komunikasi) yang merupakan level pertama atau yang paling bawah dari Umbrella perspective on communication technology. Sehingga perangkat teknologi komunikasi tersebut dapat digunakan oleh perusahaan/individu pengguna teknologi, dalam hal ini adalah perusahaan tambang.
Selanjutnya yang terakhir adalah organisasi dan individu di perusahaan tambang tersebut sebagai “gagang payung”  yang mau belajar untuk menggunakan perangkat teknologi komunikasi digital, sehingga teknologi komunikasi digital tersebut benar-benar dapat memberikan dampak positif bagi profit perusahaan dan pencegahan bencana karena aktifitas tambang.

BukuAcuan
Grant, A. E. & Meadows, J. H. (2010). Communication Technology Update and Fundamentals. 12thEdition. Focal Press.
Lin, C.A.  & Atkin, D.J. (2002) Communication Technology and Society, Cresskill, NJ: Hampton Press, Inc.
Negroponte, N. (1995). Being Digital, NY: Vintage Books.
http://www.perhapi.or.id/

Monday, 6 April 2015

Keep Shining Girls!

If you have a good thoughts, they will shine out of your face like sunbeams and you will always look lovely (Roald Dahl)

Cantik itu apa? cantik adalah kurus? Big no! Yang benar adalah, wanita cantik itu sehat, cantik itu pintar, cantik itu mandiri, cantik itu memiliki kharisma, dan cantik itu memiliki attitude bagus. Ketika jiwa kita ‘cantik’, maka kecantikan fisik pun akan terpancar dengan sendirinya.
Bagi saya seorang wanita bisa disebut cantik, bukan karena fisiknya kurus-putih-langsing, namun wanita cantik adalah wanita yang tau makanan dan minuman apa yang baik dan tidak baik untuk tubuhnya, baju apa yang pantas dan tidak pantas dikenakan ketika datang di acara tertentu, kata-kata apa yang baik dan tidak baik untuk diucapkan, tindakan apa yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan. Wanita cantik adalah wanita cerdas, memiliki kharisma, pandai bergaul tapi tidak ikut arus, dan bisa menjaga diri. Terlihat sangat ideal, tapi sebenarnya kita para wanita bisa melakukan hal-hal itu semua, dimulai dari hal-hal kecil.
Apa yang bisa dilakukan untuk bisa cantik? dimulai dari makanan dan minuman. Masing-masing dari kita yang lebih paham dengan diri kita sendiri, makanan atau minuman yang apa yang baik untuk tubuh kita, yang membuat kita lebih sehat, yang membuat kita lebih produktif, dan makanan apa yang menjadi pantangan bagi tubuh kita masing-masing sehingga seharusnya tidak kita makan, misalnya menjaga makanan yang mengandung kolesterol tinggi, gula berlebih, alkohol berlebih dan lain sebagainya.
Membaca buku-buku yang bagus, mendengar lagu-lagu yang membawa kebahagiaan, dan melihat film atau acara televisi yang membangun. Secara tidak langsung ternyata buku yang kita baca, lagu-lagu yang sering kita dengar, dan acara-acara televisi yang kita tonton mempengaruhi karakter kita. Buku-buku bagus yang memberikan motivasi dan wawasan luas pasti akan menjadikan kita semakin bijak; lagu-lagu sedih akan menjadikan kita lebih melow dan galau, sedangkan lagu-lagu yang ceria dan penuh semangat akan menjadikan kita lebih positif dan produktif. Acara-acara televisi yang penuh dengan kekerasan, pembunuhan, kejahatan, akan membuat kita lebih tegang, tetapi acara-acara hiburan dan membuat kita banyak tertawa akan membuat kita rilex, dan awet muda.
Menggunakan panca indera kita untuk hal-hal yang baik. Seringlah memanjakan mata, telinga, hidung, mulut, kaki, dan tangan kita, untuk melihat, mendengar, merasa, dan melakukan hal-hal yang membuat kita happy, membuat kita banyak tersenyum, dan lebih produktif dalam bekerja
Sebagai wanita, saya pun pernah mengalami rambut rontok, jerawat, kulit wajah pucat, badan lemas, ternyata obat yang paling ampuh untuk menjaga kesehatan dan kecantikan adalah hati yang bahagia dan hidup yang positif. Semua yang sudah disebutkan diatas mulai dari makanan yang saya makan, buku-buku yang saya baca, lagu-lagu yang saya dengar, dan orang-orang yang ada di sekitar saya ternyata sangat berpengaruh membawa energi positif bagi hidup saya.

So, keep shining girls! yuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kecantikan diri kita, mulai dari hal-hal sederhana setiap hari. Nikmati hidup sebahagia dan sepositif mungkin. Terus berkarya dan menjadi terang dimanapun kamu berada.

Monday, 23 March 2015

LIVE IN THE MOMENT

LIVE IN THE MOMENT

Kamu akan terus bertumbuh dan waktu akan terus berjalan
Tak ada seorang pun yang dapat bersama kita dari awal hingga akhir
Beberapa mungkin akan meninggalkan kita, atau kita meninggalkan mereka
beberapa dapat menangkap pelajaran dari itu,
beberapa hanya bisa meratap dan mengeluh
Kamu akan menemukan hati kamu tersakiti, dan mungkin kamu juga akan menyakiti
Ada kalanya kamu akan berjuang bersama, tertawa dan berbagi
Hingga akhirnya kamu menangis karena waktu berlalu begitu cepat
dan tak ada mereka lagi di samping kita

Hidup tidak ada jaminan,
Tidak ada perpanjangan waktu, tidak ada kesempatan ke dua.
Nikmatilah hidup kamu SAAT INI
Katakan apa yang ingin kamu katakan
Syukuri apa yang telah kamu dapatkan
Cintai orang-orang di sekitarmu,
Peluklah mereka, tertawa bersama, saling memaafkan, saling berbagi, saling mendukung
jangan pernah takut mengambil kesempatan
jangan pernah takut jatuh cinta
dan yang terpenting dari ini semua adalah LIVE IN THE MOMENT
Karena ketika sedetik kamu bersedih atau marah,
maka kebahagiaan yang seharusnya kamu dapatkan tak kan bisa kembali lagi.
Kamu akan mengerti bahwa, apapun yang terjadi, seberapa buruk kisah hidup kamu, hidup tetap berjalan, dan percayalah bahwa esok pasti akan lebih baik lagi

CARPE DIEM, SEIZE THE DAY

Thursday, 29 January 2015

MASALAH ADALAH HADIAH

Untuk mereka yang merasa semua sudah terlalu terlambat atau terlalu susah atau terlalu banyak halangan, kembalilah dan diam sejenak dan tanya kembali pada diri kita, sudah sejauh mana kita berusaha? Karena untuk segala sesuatu ada masanya dan usaha untuk mencapai itu semua...

“BRUK..BRUK...BRUK!” buku-buku tebal di rak perpustakaan yang habis selesai saya baca jatuh satu persatu dari rak buku dan menimpa tubuh saya.
“BRUK!”Kali ini saya yang jatuh terpeleset karena tertimpa buku-buku itu.
Saya terduduk beberapa saat di lantai. Rasanya jengkel banget, dan pengen nangis. Bukan karena sakit tertimpa buku-buku itu, tapi karena suasana hati yang kurang enak ditambah badan sedang kurang sehat.
Memang beberapa hari kemarin rasanya seperti semua masalah bertumpuk menjadi satu. Kondisi fisik yang sedang capek dan agak flu juga seakan mendukung alibi saya untuk terus mengeluh dan bersedih hati sepanjang hari. Tapi saya rasa, terus mengeluh dan bersedih juga percuma, justru malah membuat kondisi semakin buruk karena pikiran-pikiran negatif dari dalam diri kita sendiri.
Seberat apapun masalah yang sedang kita hadapi, sebanyak apapun pekerjaan yang sedang kita kerjakan, dan sesulit apapun kondisi yang tengah kita alami, itu sama sekali bukanlah alasan kita untuk mengeluh. Pantaskah kita mengeluh? Padahal kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah kita berkeluh kesah? Padahal kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kita untuk membenahi segala sesuatunya.
Wajar apabila setiap manusia memiliki masalah, kita juga tidak harus menjadi orang yang tersenyum terus atau menampakkan wajah yang ceria. Yang terpenting adalah membangun sikap optimis dan positif thinking dalam menyikapinya. Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah optimis, karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis dan muka.
Percayalah bahwa pasti ada maksud dibalik setiap kejadian atau masalah yang kita alami. Bahkan kejadian atau masalah yang paling menyakitkan sekalipun, pasti juga ada sisi positif yang bisa diambil. Tentunya adalah, tergantung dari sudut mana kita memandang kejadian tersebut.
Bila kita menganggap masalah sebagai beban, kita mungkin akan menghindarinya atau menjauhinya. Bila kita menganggap masalah sebagai halangan, kita mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat kita terima dengan suka cita. Karena masalah adalah sebuah proses dimana Tuhan sedang membentuk kita menjadi pribadi yang dikehendakiNya.
Untuk saya pribadi, masalah membuat saya lebih percaya diri dalam kehidupan, dan setelah masalah tersebut berlalu, maka ada kebahagiaan yang patut disyukuri. Masalah adalah Jalan, kita tidak akan sampai ke tempat tujuan tanpa melewati masalah tersebut. Tuhan sengaja menciptakan sebuah masalah karena memang Ia telah menyiapkan pemecahannya.
Keep spirit, and be strong.


Monday, 24 November 2014

MOVING FORWARD

If you change nothing, nothing will change
Dunia itu dinamis. Bumi berputar, zaman berubah, manusia bertumbuh, segala sesuatu di muka bumi ini terus bergerak. Namun, tak sedikit manusia yang memilih tetap diam dan tak mau bergerak, walau situasi menuntut dia untuk bergerak, tak sedikitpun dia beranjak dari ruang yang membatasinya untuk bertumbuh. Zona nyaman, itulah tempat dimana manusia tak bisa bertumbuh. Masihkan kita hanya berdiam diri dan tak bergerak? Alangkah mengerikannya ketika waktu berjalan begitu cepat, dan kita sama sekali tidak berubah dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik? Merubah keadaan menjadi lebih baik.
Jengkel bercampur prihatin ketika mendengarkan cerita salah seorang teman saya yang sudah bertahun-tahun bekerja di sebuah perusahaan swasta yang korup, banyak unsur korupsi dan nepotisme di dalamnya, namun dia juga tidak mau bergerak, dia tetap diam dan masih bekerja di perusahaan itu hingga sekarang. Atau teman saya yang lain, sudah berkali-kali bercerita betapa tertekannya dia memiliki pacar yang kasar dan pecandu alkohol, sudah lima tahun tertekan dengan pacarnya, tapi juga belum ada tanda-tanda dia mau bergerak dan mengambil sikap, dia memilih untuk diam. Doesn’t it scare you sometimes how times flies and nothing changes?
Saya pun juga pernah menghadapi situasi sulit, ketika saya dituntut untuk memilih, bertahan dengan keadaan yang hanya membuat saya menangis atau tertekan, atau memilih untuk keluar dari situasi tersebut, dan menjadi pribadi baru yang lebih baik. Ketika saya memilih untuk keluar dari situasi itu, saya tahu itu tidak mudah. Ada tembok penghalang yang harus saya lalui, tapi saya yakin, tembok penghalang itu ada karena satu alasan, untuk memberikan kita kesempatan menunjukkan sekuat apa kita menginginkan sesuatu. Karena saya tahu bahwa tak ada sesuatu yang akan terjadi bila saya hanya berdiam diri saja dalam situasi itu. If you change nothing, nothing will change.
Ketika sedang berada dalam situasi sulit dalam sebuah hubungan atau pekerjaan, memang sebaiknya kita berani keluar dari situasi itu. Melangkah menjalani fase baru memang sulit, tapi tak lebih sulit dari bertahan dalam situasi yang tidak menghidupkan.
Bumi berputar, waktu berjalan, zaman berubah, jika kita semakin lama diam dengan situasi kita yang tidak menghidupkan, maka semakin lama juga kita tertinggal. Semakin jauh dunia sudah berada di depan kita, dan tak sedikitpun kita bergerak dari zona nyaman kita. Jangan pernah membuang waktu hanya untuk tetap tinggal dalam situasi yang menyulitkan diri kita sendiri dan membuat kita tidak bahagia.
Jangan pernah takut untuk bergerak maju, karena tidak selamanya perubahan itu buruk dan kehilangan itu menyakitkan. Setiap kali kita kehilangan sesuatu, saya percaya, Tuhan pasti akan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik dari itu, apapun itu baik itu jodoh, karier, pekerjaan, ataupun rejeki.
Berikut ini adalah kutipan dari Martin Luther King yang memotivasi saya untuk terus bergerak, berani bertindak, dan tidak puas dengan zona nyaman saya :
If you can’t fly then run,
If you can’t run then walk,
If you can’t walk then crawl,
But whatever you do you have keep moving forward.

            Apapun keterbatasan kita, dan apapaun yang menjadi tembok penghalang kita untuk bergerak, yang harus kita lakukan adalah terus berusaha bergerak, semaksimal yang kita bisa lakukan. Kita harus mengabaikan apa yang tidak mampu kita lakukan, dan terus berusaha semaksimal yang kita bisa. Jika kita bisa melakukan itu, maka kita pun pasti bisa mendapatkan apa yang menjadi harapan kita selama ini, bahkan yang sebelumnya mustahil bagi kita.

Monday, 20 October 2014

Your Masterpices Script

Ada kalanya saat kita tidak melakukan kegiatan apa-apa, kita melakukan satu hal yang amat penting bagi diri kita : mendengarkan apa yang kita dengar dari diri sendiri (Paulo Coelho). Hari Minggu ini, saya mencoba untuk menuruti saran dari Paulo tersebut. Ditemani lagu-lagu dari my dear Michael Buble dan green tea latte, saya –yang biasanya sulit untuk diam- 30 menit mencoba berdiam diri, satu-satunya percakapan di sini adalah, hanya saya dengan diri saya sendiri. Me against myself.
Banyak hal bisa saya ambil dari diskusi saya dengan diri saya sendiri tersebut, tentang karier, cinta, masa depan, tentang passion, tentang apapun keputusan yang akhirnya saya ambil, tentang prioritas yang masih saya perjuangkan, tentang benar atau tidaknya apa yang sedang saya perjuangkan saat ini. Tentang tidak mulusnya hidup yang saya jalani, selalu penuh perjuangan, kadang salah langkah, salah ambil keputusan, dan yang terjadi tidak sesuai harapan. Well...pada akhirnya pertanyaan yang muncul adalah what am I doing to my life? and.. What are You doing to me, God?
Jika diibaratkan sedang membuat film, Tuhan adalah sutradara dan penulis script cerita, dan saya adalah pemerannya. Hanya Tuhan yang tahu jalan cerita dan ending terbaiknya. Saya mempunyai keyakinan bahwa segala sesuatu ada episodenya, ada dimana masa-masa sulit, dan ada dimana masa-masa bahagia. Ada episode bertemu dan ada episode berpisah. Ada episode menanam dan ada episode memanen. Segala sesuatu ada masanya.
Pertanyaan diatas kemudian muncul lagi, what are You doing to me, God? Kadang saya merasa Tuhan sedang bercanda, ketika banyak hal-hal tak terduga terjadi dalam hidup saya. Tak dapat diprediksi. Illogical. Unreasonable.
Pikiran konyol pun muncul, dengan iseng siang itu saya pun mulai berandai-andai jika saya bisa menuliskan script untuk takdir hidup saya sendiri, saya kemudian menuliskan script takdir hidup saya (versi saya) dalam selembar kertas. Bisa ditebak, isinya semua yang bagus-bagus, penuh kebahagiaan, yang indah-indah, yang enak-enak, tidak ada kesedihan, perjuangan, air mata, dan tidak ada space untuk orang-orang yang berniat jahat. Always be with right man, in the right place at the right time. To much Heaven.
Awalnya saya puas dengan script takdir hidup yang saya buat sendiri itu, sangat sempurna dan semacam It’s to good to be true. Kemudian setelah saya baca kembali beberapa kali, saya mulai sadar ada sesuatu yang kurang disitu. Semua yang saya tulis di kertas itu adalah kebahagiaan duniawi yang semu. Kebahagiaan versi saya, bukan versi-Nya. Saya hanya akan menjadi manusia yang tidak dapat bertumbuh, karena tidak mendapatkan pembelajaran dalam hidup saya.
Selama ini saya tidak dapat mengingkari bahwa, Saya dapat belajar bersyukur, karena tidak semua hal yang saya inginkan dapat saya miliki. Saya bisa belajar tentang bagaimana cara berjuang, karena apa yang saya inginkan tidak selalu saya dapatkan. Saya bisa belajar tentang memafkan, karena seseorang berbuat salah atau menyakiti hati saya sangat dalam. Saya bisa belajar tentang ketangguhan, karena tidak semua usaha saya berhasil sesuai harapan saya. Dari segala kesakitan, perjuangan, ketangguhan dan air matalah saya bisa bertumbuh dan menjadi lebih kuat, berproses menjadi pribadi yang dikehendaki-Nya.

Walaupun kadang butuh perjuangan, melibatkan air mata dan membingungkan, tapi dalam hal ini, saya percaya bahwa script kehidupan yang telah ditulis oleh-Nya, jauh lebih sempurna dan lebih indah dari script kehidupan yang saya tulis sendiri itu. Segala sesutu yang terjadi, bahkan yang paling menyakitkan sekalipun, saya percaya pasti ada hikmah dibalik itu. Dia yang menciptakan saya, pasti lebih tahu apa yang terbaik bagi mahkluk ciptaanNya. This is my Life, Your masterpieces script, God!

Thursday, 25 September 2014

WITH GOD STILL I RISE

You may not control all the events that happen to you, but you can decide not be reduced by them

Saya lebih suka memandang segala kejadian dalam hidup saya dari segi positif, tapi saya juga cukup realistik mengakui bahwa hidup itu cukup kompleks untuk dijalani. Saya merasa, saya sudah cukup berhati-hati dalam bertindak, berfikir, bertutur kata terlebih dalam mengambil keputusan. Saya pun juga bisa dikategorikan memiliki standar orang baik seperti yang sering disebut di buku PPKN waktu SD, jalan saya lurus, tidak pernah bikin ulah, rajin ke gereja, pinter sekolahnya, nurut dengan orang tua, suka menolong sesama, no drugs, no alcohol, dan lain sebagainya, namun ternyata hidup lurus bukanlah jaminan hidup kita akan tanpa masalah, tanpa air mata, dan tanpa perjuangan. Justru menjadi orang baik itu memang banyak sekali cobaannya.

Sudah sekitar satu jam saya duduk di tempat ini, mata saya terpejam dan masih sedikit sembab. Pagi ini sebelum berangkat kerja, memang saya sengaja mampir ke tempat ini, mampir ke Gereja yang letaknya memang tidak begitu jauh dari kantor saya. Saya pikir, mungkin berdoa akan membuat saya lebih tenang. Mungkin ketidaktenangan saya karena saya belum bisa berdamai dengan diri saya dan dengan Tuhan. Saya merasa bersalah dengan Tuhan karena sering menyalahkan Tuhan dengan kejadian-kejadian diluar kontrol saya.  
Saya sadar bahwa selama ini saya terlalu menuntut Tuhan, setiap hari berdoa bukan untuk bersyukur tapi hanya untuk memohon, memohon agar selamat, sehat, kerjaan lancar, dapat jodoh yang baik, selalu memohon, bahkan terkesan sampai memohon-mohon agar permohonan saya dikabulkan, kehendak saya dituruti. Selama ini ego saya selalu muncul ketika berdoa, selalu mengatur Tuhan, dan kecewa ketika permohonan tidak dikabulkan. Saya sadar itu salah.
Untuk saat ini, dan mulai detik ini, saya akan lebih berpasrah, benar-benar memposisikan diri saya sebagai mahkluk ciptaanNya. Biarkan semua terjadi sesuai kehendak dan rancanganNya. Saya yakin, seberat apapun beban dan ujian dalam hidup, saya pasti bisa bertahan. Dari segala permasalahan yang bahkan mustahil untuk ada jalan keluarnya, semua pasti dapat selesai dengan baik. Saya selalu percaya kekuatan doa. Saya percaya doa bila diiringi kesabaran dan optimis, segala perkara pasti bisa diselesaikan. Bahkan, kita tidak perlu memohon, Tuhan pasti akan memberikan sesuatu yang bahkan lebih baik dari apa yang kita inginkan sebelumnya.


Kita mungkin memang tidak bisa mengontrol kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup kita, tapi paling tidak, janganlah kita berkecil hati, apapun agama dan kepercayaan kita, pakailah doa sebagai perisai dari segala ketidakpastian dunia. Apapun yang terjadi seburuk apapun itu, tetap bertekun dalam doa, berjuang dan dihadapi dengan optimis. I belive that God will always be with you, your struggles make you stronger and the changes make you wise.

Wednesday, 17 September 2014

MASTER OF LOVE

We Become What We Repeatedly Do

Waktu kecil dulu, ketika sedang menghadapi masalah, mungkin kita sering marah-marah karena jengkel. Marah menjadi pelampiasan emosi. Setelah marah, hati menjadi lebih lega. Lama-kelamaan, seperti candu, kitapun seakan terbiasa untuk menyelesaikan masalah dengan marah.
Ketika sesuatu tidak sesuai dengan kehendak hati, kita marah, ketika orang lain berbuat salah kepada kita, kita marah, ketika kita mendapati seseorang tidak menepati janji, kita marah. Bahkan kadang kita marah tanpa sebab yang jelas. Marah seakan-seakan sudah menjadi hal yang biasa dan wajar karena sudah terlalu sering dipraktekkan dan menjadi kebiasan, kebiasaan kemudian membentuk karakter kita, yaitu karakter pemarah.  Sampai akhirnya kita menjadi  master of anger.
Seperti halnya drama dalam kehidupan, tidak hanya master of anger, bisa saja kita menjadi ‘master-master’ yang lainnya. Misalnya, master of sadness, karena kita terlalu terbiasa menjadi seorang penyedih, terlalu sensitif. Segala sesuatu didramatisir, seakan-akan menjadi makhluk yang paling sedih di muka bumi ini. Master of jealous, karena terlalu pencemburu. Bahkan bisa cemburu dan curiga tanpa sebab. Master of  lying, karena terlalu terbiasa dan ahli dalam berbohong. Dia akan menutupi kebohongan yang dia buat dengan kebohongan-kebohongan yang lainnya, dan itu tak akan ada habisnya. Semakin sering kita mempraktekkannya, kita menjadi semakin ahli melakukannya, hingga akhirnya kita bisa disebut ‘master.’
Demikian halnya dengan cinta (love), kita bisa disebut sebagai Master of Love apabila kita ahli mempraktekkan ‘cinta’ dalam hidup sehari-hari. Kuncinya agar kita semakin ahli adalah, kita harus semakin sering mempraktekkannya dan semakin rutin. Apa saja yang perlu dipraktekkan? Yang perlu dipraktekkan adalah komponen-komponen dari cinta itu sendiri, yaitu : Kesetiaan, kejujuran, kepercayaan, intimasi, dan komunikasi. Jika kita bisa melakukannya dengan berkesinambungan, tetap, dan bukan merupakan akting semata, maka kita bisa disebut sebagai ‘master of love’.
Gampang untuk diucapkan, namun sulit untuk dipraktekkan : Kesetiaan, kejujuran, kepercayaan, intimasi, dan komunikasi. Mungkin sekilas terlihat klise, tapi memang ke-5 hal tersebut menjadi dasar untuk harmonisnya sebuah hubungan, hingga kita bisa disebut sebagai ‘master of love’. Tentu saja dalam hal ini, dibutuhkan dua belah pihak untuk berkomitmen menepati ke-5 hal tersebut. Kalau hanya satu pihak saja yang mempraktekkannya, sedangkan pasangannya tidak, maka pasti ada pihak yang merasa tersakiti. Misalnya saja, betapa mudahnya sebuah janji tak ditepati, betapa mudahnya sebuah kepercayaan disalahgunakan, betapa kebohongan sudah menjadi hal yang biasa dilakukan untuk menutupi kebohongan yang lain. Itulah awal dari kehancuran hubungan.
Siapapun pasti bisa menjadi master of love, siapapun, tanpa kecuali, tidak harus seorang yang jago bikin puisi, atau pintar merancang makan malam yang romantis, namun cukup berkomitmen mempraktekkan komponen-komponen cinta yang telah disebutkan diatas tadi, secara rutin, setiap hari, secara berkesinambungan. Hingga akhirnya kita pun semakin ahli, dan dapat disebut sebagai ‘master of love.’

Mengutip kata-kata Sean Covey, we become what we repeatedly do. Jadi, lebih baik kita rutin melakukan hal-hal positif daripada melakukan hal-hal negatif. Hal-hal positif akan menjadikan kebiasaan positif, kebiasaan positif akan membentuk karakter positif. Karakter positif akhirnya akan menjadikan jalan hidup kita pun positif. We become what we repeatedly do.

Monday, 15 September 2014

LET IT BE

I have learned that no matter what happens, or how bad it seems today, life does go on, and it will be better tomorrow (Maya Angelou)

     Masalah. Tak ada seorangpun di dunia ini yang dapat menghindarinya. Saya percaya seperti halnya kebahagiaan, masalah ataupun ujian pasti akan datang tepat pada waktunya. Yang diatas sana, apapun sebutannyapasti sudah mengatur sebaik mungkin hidup kita, saat kapan badai ujian itu datang dan kapan badai itu akan berlalu.
     Mengapa masalah dan ujian harus datang? Manusiawi, apabila setiap manusia menghadapi masalah atau ujian. Tujuannya adalah agar kita semakin bertumbuh dan semakin dewasa sebagai manusia. Dengan adanya ujian dan masalah, kita belajar untuk menjadi kuat, tegar dan lebih bijak dalam mengambil keputusan. Untuk saya pribadi, masalah dan ujian justru semakin membuat saya semakin dekat dengan Tuhan, dimana saya benar-benar merendahkan diri saya sebagai manusia yang kecil dan lemah, dan menyerahkan semuanya ke tangan pencipta saya.
     Let it be, jika memang sudah saatnya terjadi, terjadilah. Seberapapun buruknya yang terjadi, semua akan terasa lebih ringan ketika kita lebih berpasrah dan bersyukur. Mungkin ini memang harus menggunakan kacamata iman, kita harus percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, tapi secara logika, kita bisa percaya bahwa meletakkan beban kita dan lebih berpasrah itu jauh terasa lebih ringan daripada kita terus memikirkan masalah kita hingga menguras energi, bahkan hingga jatuh sakit. Let it be! Just carry on, itu kuncinya.
     Saya selalu suka kutipan kata-kata Maya Angelou, I have learned that no matter what happens, or how bad it seems today, life does go on, and it will be better tomorrow. Hidup memang selalu berjalan, senang dan sedih silih berganti, saya tahu bahwa apapun yang terjadi dalam hidup kita, atau bahkan seberapa buruk yang terjadi pada hari ini, semua akan berlalu pada waktunya.
   Semua kebahagiaan, kesedihan ataupun masalah pasti akan berlalu, namun bukan itu point pentingnya, yang lebih penting adalah bagaimana proses kita dalam menyelesaikan masalah atau ujian hidup kita tersebut. Apakah kita bisa menyelesaikan masalah dengan bijak dan dewasa, atau justru membuat masalah semakin runyam dan menyerah begitu saja. Dalam hal ini, kita harus selalu optimis, bahwa kita pasti dapat menyelesaikan ujian kita dengan cara elegant, sehingga masalah dapat selesai, kita dapat menjadi pribadi baru yang lebih baik dari sebelumnya, pribadi yang lebih kuat dan tahan uji.
     Walaupun saya tahu pasti sakit,  tapi saya yakin, sangat-sangat yakin, bahwa saya tidak takut dengan ujian apapun yang tengah terjadi saat ini atau yang mungkin akan terjadi nanti di depan sana. Saya mengibaratkan hidup seperti piano, tuts putih adalah kebahagiaan, dan tuts hitam adalah kesedihan, maka agar tercipta harmonisasi suara yang indah, piano tidak hanya dimainkan tuts putihnya saja, tetapi tuts hitampun perlu dimainkan. Ketika kita bersedih karena mendapati 36 'tuts hitam' dalam hidup kita, maka bersyukurlah, kita masih memiliki 52 'tuts putih' sebagai alasan kita untuk tersenyum.
     So, don't give up! Segala masalah, seberapapun beratnya itu, pasti ada jalan keluarnya, segala ujian pasti ada titik terangnya. Tetap bersabar, berpasrah, dan bertekun dalam doa. Saya percaya Dia yang diatas sana, jauh lebih tau apa yang terbaik bagi mahkluk ciptaannya.

FORMULA KEBERUNTUNGAN

The best luck of all is the luck you make for yourself (Douglas MacArthur)   Kita mungkin pernah tau bahwa di dunia ini ada jenis manusi...